Aljir
Aljir (Arab ولاية الجزائر El-Jazair; Perancis Alger; Inggris Algiers ) adalah ibu kota Aljazair dan kota terbesar dari Aljazair yang terletak di Afrika Utara. Kota ini juga merupakan pelabuhan laut utama, pusat politik dan basis kebudayaan, juga "rumah" bagi para perompak Berber yang termasyhur dari abad ke-16 sampai abad ke-19.
Menurut sensus pada tahun 1998, populasi kota ini adalah 1.519.570 jiwa, sementara total penduduk adalah 2,135,630. Julukan kota ini adalah "Algiers Putih" ( Bahasa arab: El-Bahdja (البهجة) atau Alger la Blanche ("Algiers the White"), karena pancaran gedung-gedung putihnya yang merefleksikan sinar matahari saat terlihat dari lautan. Gedung-gedung ini terdapat di bagian barat Laut Mediterania.
Nama kota ini didapat dari lokasinya yang terletak di lembah perbukitan "Sahel", rantai bukit yang terletak sejajar dengan kawasan pesisir. Kordinat georgrafisnya adalah: 36°47′N 3°4′E.
Aljazair bangkit menentang Perancis pada 1950-an dan merdeka 1962. Banyak orang Eropa keluar dari sana selama beberapa dekade. Kini Algiers terus tumbuh dengan populasi 1,7 juta pada 1990.
Bagian tertua kota itu-yang dibangun di lereng bukit bagian atas-masih menampakkan karakter awalnya, yang teridentifikasi dari rumah tinggi berdinding putih serta jalan sempit dan berliku. Kasbah yang terkenal masih mendominasi kota itu dan merupakan kediaman dua penguasa Turki trakhir di sana. Masjid Ketchaoua, dulu Katedral Saint Philip antara 1845-1962-pun masih jadi lambang menawan kota, sementara Museum Seni Populer dan Tradisi bertempat di salah satu istana Turki terindah yang pernah dibangun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar